Uncategorized

CARA EFEKTIF MENGENALKAN HARI AKHIR MELALUI ENSIKLOPEDI BOCAH MUSLIM

Posted On Mei 25, 2018 at 1:47 pm by / No Comments

Adzan Ashar sudah berlalu ketika kulihat dua jagoanku memasuki rumah dengan langkah gontai. Kupeluk mereka satu persatu.

“Capek ya Kak, ya Dek? Bagaimana futsalnya hari ini? Senang engga?”

“Capek pisan, bu. Tapi Fatih senang tadi futsalnya menang.”

Lalu wajah-wajah lelah itu hilang berganti keceriaan ketika mereka menceritakan keseruan futsal mereka. Tentang celana Fatih yang melorot sampai kegagalannya menendang bola, lengkap dengan reka ulangnya. Kami pun tertawa bersama-sama mendengar keseruan ekskul futsal mereka.

Setelah shalat Ashar kulihat Fatih ngahuleng alias termenung di atas sajadah.

“Kenapa termenung Dek? Fatih mikirin apa?”
“Ibu, takut engga sama hari akhir?”

Hahh?!?
“Takut atuh Dek. Memang kenapa gitu?”

“Fatih takut pisan, Bu. Dari pagi kepikiran terus. Tadi malam pas ibu bacain buku Ensiklopedi Bocah Muslim kan cerita tentang yaumul kantor ibu.”

“Yaumul kantor ibu? Ada gitu?” Tanyaku geli.

“Kantor ibu dulu, kan namanya Mizan.” Jelasnya sambil terkekeh.

“Kenapa Fatih takut sama hari akhir?” Selidikku.

“Fatih takuttt pisaaan. Kan kata ibu, mulut, tangan, kaki kita semuanya dikunci, jadi kita engga bisa bohong. Fatih takut malu sama Allah. Fatih pernah ambil uang dari dompet ibu, sering bohong engga ada pe er dan tugas, pernah engga jumatan, sholat isya suka kelewat karena ketiduran, pernah pipis di pinggir sungai engga cebok. Atuh nanti ketahuan semua, kan Allah punya cctv canggih. Ada malaikat Rakib-Atid. jadi Fatih takut bohong lagi.”

Emak cerewet ini dibikin nangis bombay mendengar kata-kata Fatih, putra keduaku.

Teringat kisah tentang nasihat ibunda Sufyan Ats Tsauri seorang tokoh ulama teladan dari Kufah, Imam dalam bidang hadits juga bidang keilmuan lainnya, yang terkenal sebagai pribadi yang wara’ (sangat hati-hati), zuhud, dan seorang ahli fiqih ulama yang selalu ingat untuk mengamalkan ilmunya.

Sang ibunda selalu bertanya kepada putranya apakah ilmu mereka membuat mereka semakin takut? Semakin sabar? Semakin sopan?

Cermin itu begitu tajam memantulkan bayangan diriku, yang masih sibuk menanyakan berapa nilai matematikamu, nilai bahasamu, nilai pelajaranmu yang lain. Tapi seringkali lupa menanyakan:

Apa kabar ilmumu, anakku?
Manfaatkah dia bagi akhlaqmu?
Karena Nak, Ilmu itu terlihat dari amalmu.

Hasil ilmu adalah akhlaq mereka,

Yang ketika bertambah ilmu mereka,
Bertambah takut, sabar, dan sopanlah mereka.

***

Banyak orangtua yang masih ragu untuk menyampaikan konsep hari akhir dan hari pembalasan kepada anak-anak mereka. Seringkali ketika menyampaikan konsep tentang hari akhir adalah dengan cara menakut-nakuti dengan adanya proses kematian, dahsyatnya kiamat, serta siksa api neraka sehingga yang terjadi adalah anak menjadi takut.

Sebaiknya, kita lebih fokus untuk menyampaikan konsep tentang keniscayaan akan adanya akhirat serta pentingnya beramal saleh selama hidup di dunia. Anak-anak dimotivasi untuk terus beramal saleh selama hidup di dunia sebagai bekal nanti hidup di akhirat.

Ensiklopedi Bocah Muslim, buku referensi anak muslim pertama yang menyajikan begitu banyak tema, mulai dari yang terdekat dengan anak hingga yang terjauh dari anak menyampaikan konsep hari akhir dengan sederhana dalam bahasa anak-anak. Buku Ensiklopedi Bocah Muslim ini mampu memadukan ilmu pengetahuan umum dan agama secara gamblang. Anak-anak diajak berpikir bahwa ilmu pengetahuan adalah bagian tak terpisahkan dalam belajar agama, khususnya Islam.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *