Parenting

Buku Iqro untuk Chuck Norris

Posted On September 8, 2016 at 3:36 pm by / No Comments

#Cerita tentang Fatih Anakku#

Belum juga seminggu masuk sekolah, aku dibuat uring-uringan oleh Kamal. Buku Iqronya, hilang untuk yang kesekian kalinya.
“Kamal, di mana buku Iqronya?”
Kamal hanya diam sambil menunduk tak berani menatapku. Sementara itu, kulihat Fatih yang duduk di sebelah Kamal seperti ingin menyampaikan sesuatu, tapi diurungkannya. Alih-alih menjawab pertanyaanku, Kamal malah membuat isyarat agar Fatih tetap menutup rapat-rapat mulutnya.
Berkali-kali pula Fatih berusaha bicara, tapi dicegah oleh Kamal. Karena tidak mendapat jawaban yang memuaskan, akhirnya akupun memberikan hukuman atas kelalaian mereka. Kamal harus membeli buku Iqro dengan uang jajannya.
Tak lama kemudian, ketika Kamal sudah tidak ada, Fatih pun mendekatiku.
“Bu, Aa Kamal jangan dihukum, kan Aa Kamal tidak salah.”
“Tidak bersalah bagaimana? Kan Kamal sudah teledor menghilangkan buku Iqronya lagi.”
“Tidak, buku Aa mah tidak hilang tapi diberikan ke orang.”
“Memangnya diberikan kepada siapa?”
“Buku Iqro yang Aa Kamal diberikan ke *Norris. Kasihan, Bu! Buku Iqro Norris sudah sobek-sobek. Kalo Aa Kamal sama Fatih kan tinggal mengambil lagi di toko”
“Kenapa tadi waktu ibu tanya tidak ada yang menjawab?”
“Kan kata Pak guru, kalau kita memberi ke orang tidak boleh disebut-sebut, nanti pahalanya berkurang. Makanya tadi Fatih kuat-kuatin agar tidak bicara.”
“Coba tadi kalian jujur sama ibu, kan ibu tidak harus marah-marah dulu.”
“Iyalah… makanya Fatih bilang ke ibu. Kan kalo Fatih yang bilang, pahala Aa Kamal tidak berkurang ya, Bu?”
:))

*(Oh iya, Norris atau lengkapnya Chuck Norris adalah kakak Jet Lee anak tetanggaku yang kebetulan hobbi banget sama film kungfu, 3 anak lelakinya dinamai aktor kungfu Bruce Lee, Chuck Norris, dan Jet Lee)

Allah SWT berfirman yang artinya : “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan pahala sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti perasaan si penerima, seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang diatasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatu pun dari apa yang mereka usahakan, dan Alloh tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.” (QS. Al- Baqarah:264)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *